Posted by: STiLL | December 26, 2009

Topeng

aku lalui jalanan yang sama
penuh kerikil di bawah cahaya
terlihat ekspresi paling tua dari peradaban manusia
topeng penutup muka penuh daya pesona

kau berikan aku cerita
dari peran yang kau mainkan
terlihat wajah dewi dari suguhanmu
dan bulir air mata menetes di balik topengmu
tapi kau mampu menari dengan centilnya
dan menutupi dusta di balik tarianmu

apakah kau seorang kencana wungu
atas sikapmu yang lincah dan anggun..
atau mungkin kau hanya seorang menakjingga
yang hanya bisa mengumbar emosi sesuai hatimu
aku tidak tahu..
aku tidak yakin..
aku hanya bisa menjadi korban dari kisah yang kau mainkan

satu peran bodohmu..
ingin habiskan malam dengan telanjang
dengan moleknya bentuk rupamu
kau ingin bidadariku berpaling padamu
kau salah..
aku masih berdiri di sini..
dan aku akan berdiri di tepi jalan ini ketika musim itu datang
menjadi penjual topengmu..
topeng yang terbuat dari kulit..
dipakai di atas wajah..
yang dimainkan tanpa dialog oleh dewi, manusia atau setan

Posted by: STiLL | December 22, 2009

pintu

duhai penguasa kalbu…
apakah kamu di balik pintu?
ijinkan aku untuk mengetuk pintumu
dengan pelan..
penuh sopan santun..
sehingga dari bibir ini tidak terucap salah
kata-kata yang bisa membuatmu menjauh dariku

mulai lelah aku mengembara
mencari kayu.. kayu yang mirip pintu itu
pintu yang berbunyi tipis oleh ketukanku
pintu kokoh yang membelengguku atas duniamu
namun pencarianku selalu berakhir pupus
kandas terkunci pikirku dalam potonganmu
berakhir sisa ukiranku dalam tungku yang penuh arang..
arang dari kegagalanku untuk memahat bentukmu

kini aku kembali di hadapanmu
pintu yang meredam ketukanku..
pintu yang terukir sempurna atas indahmu
pintu yang mementalkan kekuranganku atas ketiadaanmu
dan wajahku akan kembali tercoreng arang..
jika aku masih tidak bisa melihat wajahmu di balik pintu
wajah yang bisa merendam gejolak jiwaku

Posted by: STiLL | December 20, 2009

Mengerti

dalam yakinnya jiwa atas bias indah
kupetik mawar saat mendung hari
terluka itu pasti karena lalai aku atas duri
mulai larut aku dalam buaianmu
tergenang kalut oleh aromamu

waktuku seakan habis tanpa indahmu
salahkah mawar jika melati tiada berarti
berdurikah melati jika mawar benar atas duri
jelaskan padaku saat aku akan mati

jangan tanya aku jika tidak mengerti
aku juga tidak mengerti jika kau anggap aku mengerti
cobalah mengerti dengan hatimu jika logikamu tidak bisa mengerti
jadilah mengerti ketika saat itu tepat bagimu untuk mengerti…

Posted by: STiLL | December 3, 2009

kau mengerti atau tidak karena aku mengerti

Bali,
tiga desember dua ribu sembilan
aku masih menunggu..
terusik jiwa hempaskan asaku
nyata seakan menutup bayangan
saat sekilas suka kala itu
kau di antara lingkaran cahaya membatasiku

kau mulai mengerti..
atau tidak..
kutemukan indah dalam hatiku
ketika suaramu bersentuhan dengan pikirku
nyatamu masih menari bebas
kegundahanku hadir-lenyap dalam ragu

di antara deru ombak
yang menghampiri pasir putih
lelahkah atas hempasannya
terkikis rasa atau tidak
waktu selalu habis di depanku

menggali hatimu dengan cerita
roman picisan wakilkan tanya
perih sembunyi atas egoku
nikmati langkahmu atas hadirnya saat itu
aku mengalah..

udara pagi melayang bebas
selimuti tubuhku dari pintu kamar
inikah saatnya untuk melangkah..
berharap..
dan menyerah..
menyerah jika emas dalam pikirmu
karena itu bukan untukku
namun..
layakkah aku atas tangismu
jika milikku hanya permata,
permata yang masih mati suri dalam kalbuku

Posted by: STiLL | September 4, 2009

aku jatuh cinta..

berdegup kencang jantungku
ketika kau hadir dalam pandanganku
sempurna bentuk ragamu
manusia biasa engkau dalam sikapmu

Tuhan..
terusik benakku oleh seorang hawa
lelah hatiku karena beban dalam jiwa
membaca kembali bahasa tubuhnya
yang sederhana dan menafsirkan..

kini dalam dinginnya malamku
sayup terdengar pujangga bernyanyi..
apakah kau untukku..
jiwaku sepi..
hatiku mencari..
cintakah yang menepi..

duhai raga..
biarkan aku sejenak dalam sunyinya malamku
agar aku bisa menikmati alunan doa oleh jiwaku
karena pikiranku tidak dapat aku mengerti..

kamukah yang aku cari…

Older Posts »

Categories