Hujan membasuh mendung senja,
surga menangis terjebak sepi.
Lama sudah saat berlalu,
jelas pemandangan dalam ingatan.
Berlutut menggapai tubuh tidak bernyawa,
salah atau benar doa dalam ingin.
Teringat sumpah atas satu,
berlanjut doa dalam hari-hari.
Sirna janji atas cinta,
membuai durja emosi jiwa.
Kau manusia biasa,
penuh ingkar atas cahaya.
Bersujud dalam waktuku,
terucap dosa dalam ampunan.
Malam berjalan tidak biasa,
siang menguap dalam hembusan.
Aku manusia dalam hilangnya asa,
lelah nyata iringi pasrah hati untuk-Nya.

glek, ga tahu maksudnya
tapi kelihatannya maknanya dalam
bagus2, lanjutkan perjuanganmu jiaa yoo
By: adee alamsz on May 28, 2009
at 11:24 AM
sampaikan salam puisi ku bersama angin sunyi
berhembus membelai hatinya
untuk seorang wanita
di mana surga ada ditelapak kakinya…
By: Senteleng Gonjet on December 3, 2009
at 11:58 AM