Berkaca wajah di atas telaga
dalam kelamnya jiwa membasuh raga
melihat langit…
tidak percaya…
tersenyum…
begitu indah angin menyapa
jangan pernah pergi…
dan pergi…
terukir lara aku tahu rasanya
Bumi tempat berpijakku sekarang
aku ingin pulang…
melihat pangeran dan pujaan hati
bukan untuk cerita lalu…
usah pikirkan…
nyata masih melayang dalam batas duniamu
dan itu rahasia dalam suaraku…
kini terbangun aku dari tidur
dan bersujud rendah…
rendah…
pasrah…
ikhlas…
di sepertiga malamku
terbesit asa dalam renungan
berharap nyata atas semua jawaban…
